Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
METROSIANTAR.com, JAKARTA – Kampanye terbuka pertama Partai Demokrat di Magelang, Minggu (16/3), yang rencana dihelat dengan kehadiran Susilo Bambang Yudhoyono sebagai jurkamnas utama berubah. Presiden RI sekaligus Ketua Umum DPP PD itu justru memilih memimpin langsung penyelesaian penanganan kebakaran hutan dan lahan di Riau.
“Sebagai gantinya, ibu negara Ani Yudhoyono didampingi putranya sekaligus Sekjen DPP PD Edhie Baskoro Yudhoyono yang tampil menjadi jurkamnas utama. Beliau (SBY, Red) titip salam, dan mengirim pesan melalui video,” kata Ani di awal-awal pidatonya.
Di depan ribuan massa yang memadati lapangan Pujon tersebut, video SBY yang masih berada Riau tersebut kemudian diputar. “Terbukti Pak SBY lebih mengutamakan kepentingan negara,” lanjut Ani usai video diputar.
Dia lalu melanjutkan kalau dirinya juga sempat berkomunikasi dengan suaminya itu. SBY mengabarkan kalau di Riau kemarin sudah turun hujan. “Alhamdulillah, Pak SBY datang hujan datang, sehingga asap juga sudah mulai menghilang dari Riau,” ujarnya.
Selain menjadi jurkam utama, kedatangan SBY awalnya juga dijadwalkan untuk melantik peserta terkuat Konvensi Capres Partai Demokrat Dahlan Iskan, sebagai kader PD.
Karena tidak hadir, pelantikan akhirnya ditunda. “Terkait agenda tersebut, para Relawan DI sebenarnya sudah siap menyambutnya. Ribuan orang datang dari berbagai daerah. Mereka kemarin turut mengantar Dahlan yang menjadi salahsatu jurkamnas Demokrat ke arena kampanye.
ReDI Ramaikan Kampanye Perdana Demokrat
Kunjungan salahsatu peserta konvensi calon presiden dari Partai Demokrat Dahlan Iskan ke kampanye terbuka Partai Demokrat di lapangan Kujon, Borobudur disambut antusias.
Ribuan relawan Dahlan Iskan yang tergabung dalam Relawan Demi Indonesia (ReDI) menyambut kedatangan Dahlan di beberapa titik. Berbaur dengan simpatisan dan kader Demokrat, Relawan DI mengelu-elu Dahlan Iskan sebagai Capres.
Sebelum menuju ke lokasi kampanye terbuka partai Demokrat itu, kunjungan Menteri BUMN ke Kabupaten Magelang itu diawali dari senam pagi bersama ribuan relawan DI di lapangan kompleks Perguruan Muhammadiyah Borobudur. Mereka mengikuti senam gaya Dahlan dengan diiringi beberapa lagu dangdut populer. Diantaranya seperti oplosan, goyang caesar dan lainnya. Sedikitnya, terdapat 6 gaya yang dipamerkan oleh Dahlan.
Selain menonjolkan berbagai goyang dangdut, senam para relawan juga dinilai oleh dewan juri. Dahlan kemudian memberikan uang penghargaan terhadap relawan DI yang goyangannya paling bagus. Mantan wartawan itu juga tak lupa bergoyang bersama istrinya Nafsiah Dahlan.
Keduanya berjoget berpadu gaya. Tak jarang kemesraan juga nampak saat keduanya asyik bergoyang. Gandengan tangan dan saling adu gaya antar keduanya pun sering dipertontonkan dihadapan peserta senam pagi.
Ribuan massa yang mengikuti senam itu terdiri Relawan Dahlan Iskan Jateng, Jabar, Jogjakarta, Jatim, Lampung dan massa Partai Demokrat. Keikutsertaan Relawan Dahlan Iskan ini bukan tanpa alasan. Sebab, Dahlan juga digadang-gadang partai bentukan Susilo Bambang Yudhoyono tersebut, lulus dalam konvensi pencapresan, di antara peserta konvensi Capres lainnya.
Di tempat itu pula, Dahlan Iskan mengajak para pendukungnya bersiap-siap apapun hasil konvensi Partai Demokrat ke depan. Menurut Dahlan, dalam kondisi apapun, para relawan harus rela bekerja keras untuk menggolkan calon dari partai bernomor urut 7 itu.
“Kita sekarang memasuki babak baru, kita harus siap-siap. Meskipun ibarat kita naik kendaraan yang sedang mogok kita harus bekerja keras mendorongnya supaya tidak macet. Jangan sampai didorong orang lain, itu namanya tidak sopan,” kata Dahlan.
Dalam kesempatan kali ini, Dahlan menegaskan kembali kesiapannya untuk diusung Partai Demokrat menjadi calon presiden (capres) 2014. Kendati partai berlambang bintang mercy itu belum mengumumkan hasil konvensi secara resmi. “Konvensi sudah selesai. Terakhir saya ikut di Makassar dengan sambutan luar biasa. Sedangkan konvensi yang di Ambon saya tidak hadir karena pas jam kerja,” ujar Dahlan.
Dahlan juga memuji para pendukungnya selama ini. Menurutnya, meski dirinya tidak pernah melakukan kampanye, para relawan telah bekerja keras. Hasilnya, di banyak survei namanya kerap duduk di peringkat pertama. “Ini bukti bahwa kampanye kalian berhasil. Hasil survei kita selalu rangking satu,” imbuhnya.
Dahlan mengaku dirinya siap dicalonkan Capres melalui partai Demokrat karena berdasar hasil survei, dirinya berada di ranking pertama. Dengan demikian, dirinya rela masuk partai demokrat.
SBYMeminta Maaf Tidak Bisa Hadir
Lewat video teleconference, SBY meminta maaf kepada masyarakat karena tidak bisa hadir di tengah-tengah mereka. Ia tidak bisa menghadiri kampanye perdana karena tengah memimpin upaya pemadaman kebakaran di Riau.
“Saudara-saudaraku masyarakat Magelang, Temanggung dan Wonosobo mohon maaf saya tidak bisa hadir, meskipun saya sangat ingin sekali. Tetapi saya masih berada di Riau untuk memimpin dan menaggulangi asap dan kebakaran ladang,” kata SBY dalam video itu.
Udara di Pekanbaru Mulai Membaik
Jarak pandang (visibility) di Pekanbaru, Riau Minggu (16/3), sekitar pukul 10.00 WIB mulai membaik dibandingkan sebelumnya, yaitu sudah mencapai 2 kilometer. Hal tersebut dipengaruhi oleh hujan yang turun hampir merata di wilayah Riau yang terjadi kemarin.
“Hari ini (kemarin) terjadi hujan ringan hingga sedang di Siak, Bengkalis, Meranti, Pelalawan, Tembilahan, Pekanbaru dan Rengat,” kata Juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho kemarin.
Sutopo menjelaskan, turunnya hujan tersebut membantu pemadaman kebakaran hutan yang menyebabkan kabut asap dan pencemaran udara di Riau sejak beberapa pekan lalu. Berdasarkan informasi yang disampaikan BNPB, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) sejak sore kemarin menunjukkan kualitas udara sudah membaik di semua lokasi, kecuali Libo yang kualitas udaranya masih berstatus berbahaya. Sedangkan niai ISPU di Pekanbaru, Rumbai, Minas, Duri Camp, Duri Field, Dumai, Bangko dan Petapahan sudah berangsur normal.
Selain itu, satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) 18 kemarin juga tidak mendeteksi adanya titik api di Riau. Namun, berdasarkan satelit Moderate-resolution Imaging Spectroradiometer (MODIS) 7, masih terdapat tujuh titik api, yaitu lima titik api di Dumai dan dua titik api di Indragiri Hilir (Inhil).
Tidak hanya mengandalkan hujan, upaya modifikasi cuaca juga terus dilakukan untuk menghentikan bencana kebakaran hutan dan kabut asap di sana. “Satgas udara kemarin berhasil melakukan 60 kali water bombing di daerah Cagar Biosfer Giam Siak Kecil dan sembilan heli dikerahkan untuk water bombing dan survey,” papar Sutopo.
Selain itu, dia menambahkan bahwa Satgas darat juga telah berhasil mengendalikan kobaran api di ribuan hektare lahan di Riau. “Satgas darat sudah memadamkan lahan seluas 15.837 hektare dari total lahan yang terbakar seluas 19.538 hektar. Area yang terbakar lebih dari luasan tersebut karena belum dapat dijangkau,” ucap dia.
Sementara itu, sebanyak 62 orang dan PT Nasional Sagu Prima (NSP), Grup Soempoerna ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembakaran hutan dan lahan (karhutla) tersebut. “Pasukan pemburu pembakar hutan dan illegal logging sudah bergerak ke lapangan, banyak pembalak liar yang lari dan kayu disita sebagai barang bukti,” ungkapnya. (ady/dod/jpnn/dro)

SOCIALIZE IT →