METROSIANTAR.com, TANJUNGBALAI – Ketua DPRD Kota Tanjung Balai, Romay Noor, menilai isu mutasi sejumlah pejabat rentan mengganggu kinerja satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan pemerintah kota Tanjungbalai. “Penyebar isu yang menyebutkan bahwa segera ada mutasi di sejumlah SKPD harus ditindak tegas,” katanya di Tanjung Balai.
Menurut dia, isu mutasi pejabat di lingkungan Pemkot Tanjung Balai mencuat selama beberapa bulan terakhir. Isu mutasi tersebut, lanjutnya, rentan mengganggu kinerja pelayanan maupun membuat suasana kerja di sejumlah SKPD menjadi tidak nyaman.
Ia mensinyalir isu itu dimanfaatkan oknum tak bertanggungjawab dengan cara mendatangi dan menakut-nakuti beberapa orang pimpinan SKPD yang bakal terkena mutasi.
Romay memperkirakan, oknum yang memanfaatkan isu mutasi tidak tertutup kemungkinan mengaku bisa mengamankan setiap pimpinan SKPD yang disebut-sebut bakal kena mutasi, manakala bersedia memberikan imbalan uang puluhan juta rupiah. “Kondisi ini sangat meresahkan para pimpinan SKPD,” kata politisi dari Partai Golkar ini.
Terkait dengan munculnya isu tersebut, Wali Kota Tanjung Balai, Thamrin Munthe berjanji akan segera mencari tahu dan menyediliki siapa oknum penyebar isu tak bertanggungjawab itu. Ia menegaskan, kalaupun ada mutasi tidak akan dilakukan sepihak karena ada “setoran”, tetapi berdasarkan usul dan saran badan pertimbangan jabatan dan kepangkatan (Baperjakat). “Mutasi dilakukan untuk penyegaran SKPD. Meskipun kewenangan itu menjadi hak prerogatif kepala daerah, tetapi harus memperhatikan saran dan usul Baperjakat,” ucap Thamrin. (Ant/Int)

SOCIALIZE IT →