Tuesday, 18 March 2014

Truk Pengangkut Anak Karyawan PT Torganda Masuk Parit

Posted By: aank - 04:54

AEK KUO –  Tujuh murid Sekolah Dasar (SD) Swasta Torganda meninggal dunia setelah truk yang biasa menjemput dan mengantar pulang sekitar 35 murid masuk parit, Senin (17/3) sekira pukul 11.30 WIB. Diduga rem truk blong, sehingga truk tidak terkendali dan masuk parit sedalam 4 meter dan lebar 4 meter yang ada di dalam areal kebun PT Torganda.

Informasi yang dihimpun, seperti biasa truk Cold Diesel tanpa plat milik PT Torganda yang dikemudikan Victor Sitorus, salah satu karyawan PT Torganda, menjemput anak-anak karyawan yang sekolah di SD Swasta Torganda di Desa Aek Korsik, Kecamatan Aek Kuo, Labura.

Dalam perjalanan pulang dari SD Swasta Torganda ke perumahan karyawan, diperkirakan sekitar 1,5 kilometer dari sekolah, tepatnya di jalan lintas AFD II  antara Blok P dan Blok M, truk mengalami rem blong dan terot sebelah kanan lepas. Akibatnya, supir banting setir dan kehilangan kendali, sehingga truk masuk ke parit yang ada di sebelah kanan.

“Mendengar cerita anak saya, kejadiannya tidak terkendali akibat terot dan rem blong. Lalu truk masuk parit bersama anak-anak,” kata Robert (41), salah satu orangtua yang mengaku anaknya ikut di dalam truk itu. Namun Robert bersyukur, anaknya Artsul (8) selamat. “Anak saya trauma
dan tidak ingin lagi naik truk lagi. Dia ingin di antar naik sepeda motor saja,” kata Robert.

Sementara Manajer PT Torganda THG Aek Korsik Untung Napitupulu, menjelaskan, dari laporan yang mereka terima sebanyak 7 orang penumpang truk tewas. Pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak keluarga soal pemakaman serta pengobatan untuk anak-anak yang terluka.

“Semua itu adalah anak karyawan PT Torganda. Tentang truk penyebabnya, adalah kelalaian supir dan kami sudah sering memberi tahukan kepada supir agar truk diperhatikan. Kami turut berduka atas musibah yang menimpa ana-anak karyawan kami,” kata Untung.

Ada pun korban nama yang meninggal yakni; Angga Kurniawan (8 ) murid kelas II,Yusuf Setiawan Gulo (8) kelas II, Muhammad Ikbal (8) kelas II, Riska Manurung (8) kelas II, Haikal Manurung (7) kelas I, Julianto Laoly (7) kelas I, dan Tertin Telaumbanua (7) kelas I.

Pantauan METRO, di lokasi kejadian. Truk pengangkut anak-anak sekolah telah berhasil dievakuasi, sementara barang-barang peralatan sekolah termasuk tas anak-anak masih terlihat mengapung di dalam parit berisi air keruh tersebut. (st)

About aank

Magazine Power Theme is officially developed by Templatezy Team. We published High quality Blogger Templates with Awesome Design for blogspot lovers.The very first Blogger Templates Company where you will find Responsive Design Templates.

0 comments:

Post a Comment

Copyright © 2015 All Rights Reserved

Blogger Templates Designed by Templatezy