METROSIANTAR.com - Pemerintah Rusia memburu pemimpin ultrakanan Ukraina, Dmytro Yarosh. Bahkan, pengadilan Kremlin, tulis Reuters pada Rabu (12/3), sudah mengadili Yarosh secara in absentia dengan tuduhan membangkitkan aksi terorisme.
Yarosh adalah sosok yang sohor dalam berbagai unjuk rasa di Ukraina menentang Presiden Viktor Yanukhovich kala itu. Menurut Rusia, Yarosh memimpin pasukan paramiliter untuk menentang keberadaan Rusia di Negara Otonomi Crimea.
Sebaliknya, otoritas Ukraina saat ini dan pihak Uni Eropa (UE) menuding Rusia membalikkan fakta bahwa Presiden Vladimir Putin mencari pengesahan menginvasi Ukraina.
“Presiden Putin mencari alasan kalau invasi itu untuk melindungi kepentingan Rusia di Ukraina,” tuding Pemerintah Ukraina dan UE. Hingga berita ini diunggah, belum ada informasi yang menunjukkan keberadaan Dmytro Yarosh. (Kcm/Int)

SOCIALIZE IT →