METROSIANTAR.com, SIANTAR – Pelaksanaan kurikulum tahun 2013 di Kota Siantar, masih jauh dari maksimal. Dari 70 SMA dan SMK yang ada, hanya sembilan sekolah menjalankan kurikulum baru itu. “Baru sembilan sekolah menjalankan) Lima SMA, Empat SMK,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Siantar Tolopan Doloksaribu.
Dia menjelaskan, jumlah itu tergolong cukup rendah. Pasalnya di Kota Siantar terdapat 30 SMK dan 35 SMA. Kesembilan sekolah itu adalah SMA Negeri 2, SMA Swasta Taman Siswa, SMA Swasta Keluarga, SMA Swasta MARS dan SMA Swasta Bintang Timur. sedangkan untntuk SMK, terdapat nama SMK Negeri 1, SMK Negeri 3, SMK Swasta Persiapan dan SMK Swasta Teladan.
Dia menerangkan, kesembilan sekolah tersebut langsung dipilih oleh Kementerian Pendidikan untuk menerapkan kurikulum 2013 di sekolahnya masing-masing.
“Mungkin karena sekolah itu selama ini bagus. Nggak tahu juga kita yang penilaian mereka seperti apa. Tapi sebenarnya kalau ada sekolah yang siap untuk menerapkan tanpa menunggu dipilih, maka lebih bagus lagi,” sebutnya.
Kepala SMA YP HKBP Janri L Nainggolan mengatakan, soal kurikulum 2013 tersebut akan dilaksanakan setelah perlengkapan pelajaran terkaitnya sudah dilengkapi. Yang mana SMA HKBP saat ini sedang berbenah dengan mempersiapkan siswa dan guru yang handal dibidangnya.
“Mulai dari sistem penataan ruangan dan fasilitas belajar sudah kita benahi. Sistem proses belajar mengajarnya juga. Bahkan sudah ada kelas plus bagi siswa yang memang mampu berkopetisi,” katanya.
Untuk mengarah ke kurikulum 2013 tidak gampang. Yang mana siswa, guru dan fasilitas sudah harus dipersiapkan. “Jangan nanti asal diterapkan, tetapi hasil dan implentasinya tidak maksimal. Makanya perlu lebih dikaji dan dipersiapkan,” tukasnya. (mbc/int/osi)

SOCIALIZE IT →